Sejenak mari kita renungkan, jika kita sadar, betapa Allah sangat menyayangi kita. Begitu banyak yang telah Allah berikan pada kita sebagai tanda sayangnya Dia terhadap makhluknya. Namun kita, manusia, yang merupakan makhluk paling mulia justru yang paling mudah melupakannya. Dan justru makhluk yang 'tidak berakal'-lah yang lebih taat pada-Nya.
Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).
QS. An-Nahl : 65Sebelum manusia ada, Allah menciptakan bumi yang sebelumnya hanyalah tanah mati. Lalu Dia menurunkan air hujan di tanah mati tersebut sehinnga bumi ini perlahan mengeluarkan isinya. Pepohonan mulai tumbuh dari tanah-tanah yang subur. Mata air-mata air mengeluarkan air dari pusat bumi. Lalu hewan-hewan mulai bermunculan, diciptakan pula gunung-gunung yang semuanya itu diciptakan dalam sekejap.
Namun mereka semua tak ada yang mau menjadi kholifah. Hingga makhluk bernama manusia menyanggupinya.
Kemudian, untuk menghidupi manusia, Allah menjadikan hewan-hewan ternak sebagai salah satu sarana penghidupan manusia. Begitu agungnya Allah yang mampu menciptakan air susu yang segar dan suci juga berguna bagi kesehatan manusia, dari saluran yang letaknya diantara kotoran dan darah hewan ternak. Luar biasa!!!
Dan dari tetumbuhan, Allah menciptakan buah-buahan yang segar. Buah-buahana itu dapat di ambil airnya untuk dijadikan minuman. Sebagian dari minuman itu ada yang baik dan memabukkan (buruk). Maka tujuan Allah adalah menguji manusia dengan akalnya untuk berfikir, manakah yang memberikan manfaat bagi mereka dari keduanya.
Untuk tempat tinggal manusia, Allah mencontohkannya lewat lebah. Hewan yang diberikan wahyu oleh Allah untuk menjadi pelajaran bagi manusia. Allah memerintahkan pada lebah untuk membuat banguna (rumah) yang kokoh untuk ditinggali. Sehingga manusia meniru membuat rumah. Selain itu, lebah membuat sarang ditempat yang tinngi supaya aman. Manusia pun begitu, mencari tempat seaman dan senyaman mungkin untuk membangun rumah. Maha Besar Allah yang mampu mengendalikan makhluknya!!!
Untuk apa Allah melakukan itu semua??? Karena Allah ingin manusia mendengar, berpikir dan mengetahui.
Allah ingin kita mendengarkan seruan yang Allah berikan lewat apapun, agar kita tidak tersesat. Allah memberikan semuanya bukan untuk keuntungannya. Namun untuk keuntungan manusia itu sendiri.
Semua yang diciptakan oleh Allah di dunia ini tak ada yang sia-sia. Semua pasti ada manfaatnya, terutama bagi manusia selaku kholifah di bumi ini. Jika kini masih banyak hal yang terlihat tidak bermanfaat, bukan berarti sesuatu itu tidak bermanfaat tetapi belum kita ketahui manfaatnya karena keterbatasan pengetahuan manusia.
Maka itulah tugas kita manusia untuk berpikir dengan akal yang telah Allah berikan pada kita mengenai apa saja manfaat dari benda-benda di sekitar kita.
Setelah kita berpikir, kitapun akan mengetahui manfaat dari segala yang diciptakan Allah, walaupun tidak semuanya. Allah Maha Tahu apa saja yang perlu diketahui manusia. Untuk apa itu semua ??? Karena Allah sayang pada kita.
Jika Allah tidak sayang pada kita, tak perlulah Dia repot-repot memberi kita bumi, mengajari kita, atau bahkan tak perlu Allah menciptakan kita. Namun karena Allah Maha Penyayang, Dia memberikan segala yang dibutuhkan manusia agar manusia tidak tersesat dan senantiasa bersyukur pada-Nya. Agar manusia mengenal penciptanya.
Namun kita yang diberi kasih sayang begitu besar, hanya bisa menyakitinya dengan tidak pernah bersyukur dan menjauh dari ajaran-Nya. Pantaskah kita berlaku seperti itu ???
By Jinan Fairuz *
* siswi kelas XI IPA 2 MAN Insan Cendekia Serpong
Selengkapnya...
Tampilkan postingan dengan label Sifat Allah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sifat Allah. Tampilkan semua postingan
Kamis
Sayangnya Allah
Label:
Sifat Allah
Langganan:
Postingan (Atom)